Membuat Boxplot menggunakan Ms. Excel 2007

Boxplot umumnya digunakan dalam analisis statistik. Sayangnya, Microsoft Excel tidak mempunyai tipe grafik boxplot dalam menunya. Walaupun demikian, kita bisa membuat sebuah grafik boxplot sesuai dengan keinginan kita, kita bisa memanfaatkan Stacked bar or column charts and error bars, dikombinasikan dengan XY scatter chart series untuk menampilkan tambahan data. 

 

 

Tutorial ini menampilkan prosedur untuk membuat sebuah grafik boxplot dengan menggunakan Microsoft Excel 2007. Dalam contoh ini, kotak menunjukkan quartile 1, median (quartile 2) dan quartile 3 dari data, dan ujung garis yang diatas dan dibawah masing-masing menunjukkan batas atas dan bawah. Tutorial ini juga menunjukkan bagaimana menambahkan series lain yang digunakan untuk mengartikan suatu data. 

Catatan: 

 dq=Q3-Q1 

 Batas atas = Q3+1.5*dq 

Jika tidak ada pencilan atas, jadikan nilai maksimum sebagai batas atas 

Batas bawah = Q1-1.5*dq 

Jika tidak ada pencilan bawah, jadikan nilai minimum sebagai batas bawah 

Kita akan memulai dengan sampel data nilai kalkulus dari 48 mahasiswa statistika: 

 

 

Sebelum mengolah data, ada baiknya data tersebut kita beri nama, misal kita beri nama “data”. Cara membuatnya, mula-mula blok area data (B3:I8) selanjutnya kursor diletakkan di name box dan ketiklah kata yang diinginkan, sebagai contoh penulis mengetik kata “data”. 

  

Hasil olahan data tersebut, diperoleh: 

 

 

Diperoleh pula: 

 

Karena nilai batas atas 116,625 lebih besar dari nilai maksimum (96) maka yang dijadikan sebagai batas atas adalah nilai maksimum dan nilai batas bawah 11,625 lebih kecil dari nilai minimum (40) maka yang dijadikan sebagai batas bawah adalah nilai minimum. 

 

 

Langkah selanjutnya, pilih cell berwarna hijau (K12:L14), pilih menu Insert, Chart, Column, Stacked Column, diperoleh: 

 

 

Mari kita lakukan pengeditan grafik. Edit plot area sesuai dengan selera. Sebagai contoh penulis Hilangkan gridlines, Legend entry. Axis Labels dihilangkan dengan memilih none melalui Format Axis, Axis Options, Axis labels: None. grafik yang dibawah (warna ungu) dibuat hidden dengan cara pada bagian Fill dan Border Color pilih No. Untuk proses pengeditan grafik tidak dijelaskan disini. Proses akhir dari pengeditan tampak seperti gambar berikut.  

 

 

Sekarang akan ditambahkan error bars untuk menandakan batas atas dan batas bawah. Pilih Series Q3 – Q2 pada grafik, dan pada menu Chart Tools pilih Layout, Error Bars, More Error Bars Options. Pada tampilan Format Error Bars di bagian Vertical Error Bar. Di bagian Error Amount pilih Custom, klik Specify Value, Langkah Akhirnya di Bagian Positive Error Value dengan mouse pilih cell L19 (18,75) sedangkan untuk Negative Error Value itu dikosongkan. Untuk batas bawah, Pilih Series Q1, langkah selanjutnya sama dengan sebelumnya hanya saja pada bagian Specify Value, bagian Positif Error Value dikosongkan dan Negative Error Value dengan mouse pilih cell L20 (11). 

 

 

Dengan sedikit tambahan, kita bisa menambahkan nilai-nilai statistik dari data ke grafik dengan nilai yang benar. Caranya adalah klik grafik sehingga tampil menu tambahan Chart Tools, pilih Design, Select Data. Pada Select Data Source klik Add, kemudian pada Edit Series masukkan nilai Series name: dan Series values:, misalnya kita pilih K3 sebagai series name dan L3 sebagai series values. Langkah selanjutnya yang sangat penting adalah mengubah tipe grafik dari tambahanan grafik tadi menjadi titik dengan cara klik series pada grafik kemudian klik kanan dan pilih Change Series Chart Type. Pada bagian Change Chart Type pilih XY(Scatter) , Scatter with only Markers, kemudian OK. Untuk tambahan grafik yang lain sama dengan langkah sebelumnya, dan secara otomatis grafiknya akan menjadi XY (Scatter). Untuk mengubah model dari titik, bisa memanfaatkan Format Data Series. Untuk menampilkan nilai dari masing-masing data tinggal klik kanan dari masing-masing Series dan pilih Add Data Labels.  

Adapun hasil akhir dari proses ini seperti tampak pada grafik dibawah ini 

 

 

Untuk menampilkan nilai-nilainya dalam boxplot caranya klik salah series masing-masing point, lalu klik kanan mouse, pilih Add Data Labels, untuk mengedit tampilan pilih Format Data Labels

Semoga tutorial ini bisa memberikan kesan tersendiri dan menambah wawasan bagi yang membaca terkait dengan pembuatan dan pengolahan grafik di Microsoft Excel 2007. 

Untuk download tutorial lengkapnya (step-step yang lebih terperinci) dalam format Ms. Word dan Ms. Excel bisa didownload dengan klik disini.           

 

2 Komentar

  1. v3 said,

    September 27, 2008 at 9:04 am

    wa…. keren banget tutorialnya mas…
    kalo bisa pembahasannya dari yang seberhana aja dulu mas…
    bisa dimulai dari lever begining mungkin…

  2. v3 said,

    September 27, 2008 at 9:05 am

    tutorialnya menarik…
    kalo bisa pembahasannya dimulai dari yang lebih sederhana dulu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: